Sabtu, 28 September 2013







 mouse cordless













mouse usb















mouse serial
 













mouse ps2

















2. Kelebihan dan kekurangan dari jenis-jenis printer dibawah ini :

 Keunggulan Printer Inkjet
- Tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus.
- Menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara/brisik
seperti halnya printer-printer sebelumnya.
- Menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka hasil cetakkan
printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan jenis printer sebelumnya, pada
khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik.
- Dpi dan Ppm lebih tinggi dibandingkan dot matrix.
- Kebih mudah mencetak gambar dan warna.
- Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.
Kekurangan Printer Inkjet
- tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
- biaya operasional lebih mahal.
- waktu mencetak menjadi lebih panjang.
Keunggulan Printer Laser
- Daya cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
- Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya.
- Hasil cetakan cepat kering.
- Pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan
- Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan printer-printer sebelumnya.
- Dpi dan Ppm sangat tinggi.
- Efisien untuk mencetak hitam putih.
- Kapasitas warna lebih banyak.
Kekurangan Printer Laser
- Tetapi harga printer ini cukup mahal.
- Biaya operasional tinggi.
- Tidak dapat digunakan secara terus menerus.
Keunggulan Printer Dot Matrix
- printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal awet.
- pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
- Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color.
- Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
- Dapat mencetak rangkap sekaligus.
- Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
Kekurangan Printer Dot Matrix
- pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah.
- ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras
- kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.
- Dpi dan Ppm rendah.
- Geraknya sangat lambat.
- Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.

Rabu, 18 September 2013

SISTEM BILANGAN HEXADESIMAL
PERTAMBAHAN BILANGAN HEXADESIMAL
􀂃 Pertambahan bilangan hexadesimal dapat dilakukan
dengan cara yang sama seperti pertambahan bilangan
oktal.
􀂃 Langkah-langkah pertambahan bilangan hexadesimal
o Tambahkan masing-masing kolom secara
desimal
o Rubah dari hasil desimal ke hexadesimal
o Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil
hexadesimal
o Kalau hasil pertambahan tiap-tiap kolom terdiri
dari 2 digit. Maka digit paling kiri merupakan carry
of untuk pertambahan kolom selanjutnya
PENGURANGAN HEXADESIMAL
􀂃 Pengurangan hexadesimal dapat dilakukan sama
seperti pengurangan bilangan desimal
PERKALIAN HEXADESIMAL
􀂃 Perkalian bilangan hexadesimal dapat dilakukan
dengan cara yang sama seperti perkalian bilangan
hexadesimal.
􀂃 Langkah-langkah perkalian hexadesimal
o Kalikan masing-masing kolom secara desimal
o Rubah dari hasil desimal ke hexadesimal
o Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil
hexadesimal
o Kalau hasil perkalian tiap-tiap kolom terdiri dari 2
digit, maka digit paling kiri merupakan carry of
untuk ditambahkan pada hasil perkalian kolom
selanjutnya
PEMBAGIAN HEXADESIMAL
􀂃 Pembagian hexadesimal dapat dilakukan dengan cara
yang sama seperti pembagian bilangan desimal
KONVERSI SISTEM BILANGAN
1. KONVERSI DARI SISTEM BILANGAN DESIMAL
􀂃 Konversi ke sistem bilangan binari
􀀹 Metode yang pertama dan yang paling banyak
digunakan adalah dengan cara membagi dengan
nilai 2 dan sisa setiap pembagian merupakan
digit binari dari bilangan binari, metode ini disebut
metode sisa (remainder method).
􀀹 Cara lain untuk mengkonversikan bilangan
desimal ke bilangan binari adalah dengan
menjumlahkan bilangan-bilangan pangkat dua
yang jumlahnya sama dengan bilangan bilangan
desimal yang akan dikonversikan.
􀀹 Bila bilangan desimal yang akan dikonversikan
berupa desemal function, maka bilangan tersebut
harus dipecah menjadi 2 bagian, yaitu :
􀂾 Bilangan yang utuh
􀂾 Bilangan yang pecahan
􀂃 Konversi ke bilangan oktal
Untuk mengkonversikan bilangan desimal ke bilangan
oktal dapat dipergunakan remainder method dengan
pembaginya adalah basis dari bilangan oktal tersebut,
yaitu 8.
􀂃 Konversi ke bilangan hexadesimal
Dengan menggunakan remainder method, dengan
pembaginya adalah basis dari bilangan hexadesimal
yaitu 16.